03 December 2015

Andalan Finance Dapatkan Fasilitas Kredit dari BRI Sebesar Rp 300 Miliar

Andalan Finance menargetkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 15% pada 2016

 

Jakarta, 3 Desember 2015 – Pada hari ini, PT Andalan Finance Indonesia (Andalan Finance) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (Memorandum of Understanding) fasilitas kredit pembiayaan senilai Rp.300 miliar dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Fasilitas kredit dari BRI tersebut diberikan dalam bentuk Joint Financing. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Utama Andalan Finance Sebastianus H. Budi dan didampingi oleh Managing Director Andalan Finance Frans
F. Rundengan serta Kepala Divisi Kredit Konsumer BRI Joice Farida Rosandi.

Direktur Utama Andalan Finance Sebastianus H. Budi menjelaskan, pemberian fasilitas kredit ini merupakan fasilitas pinjaman ketiga yang diperoleh perseroan dari BRI. Sebelumnya, Andalan Finance telah menerima fasilitas kredit senilai Rp.320 miliar. Sehingga, total fasilitas kredit dari BRI kepada perseroan hingga saat ini telah mencapai Rp.620 miliar.

“Kerjasama dengan BRI ini merupakan momentum penting bagi kami untuk tetap fokus pada pembiayaan kendaraan roda empat atau lebih, baik baru maupun bekas. Kami juga terus menjaga konsistensi orientasi perseroan dalam memberikan layanan prima kepada konsumen,” ujar Sebastianus H. Budi.

Kepala Divisi Kredit Konsumer BRI Joice Farida Rosandi menambahkan, “Kami berharap kerjasama penyaluran pembiayaan antara BRI dan Andalan Finance yang sudah dimulai sejak tahun 2010 bisa memberikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor pembiayaan di Indonesia, dimana hal ini sesuai dengan komitmen perseroan yang telah menyalurkan pendanaan ke perusahaan-perusahaan pembiayaan dalam 10 tahun terakhir.”

Sampai dengan Oktober 2015, total pendanaan yang telah diperoleh Andalan Finance mencapai
Rp.2,9 triliun. Sementara untuk penyaluran pembiayaan kendaraan, Andalan Finance telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp.2,5 triliun atau mencapai 80 persen dari target pembiayaan hingga akhir tahun 2015. Jumlah tersebut tumbuh 10 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp.2,2 triliun.

Adapun komposisi penyaluran pembiayaan yang telah disalurkan Andalan Finance tersebut didominasi oleh pembiayaan mobil bekas sebesar 74 persen dan pembiayaan mobil baru sebesar 26 persen. Dari total penyaluran pembiayaan tersebut, 11 persen berupa kendaraan commercial dan 89 persen lainnya berupa kendaraan passenger.

“Ke depan, kami menargetkan total penyaluran pembiayaan di tahun 2016 naik sebesar 15% dari tahun sebelumnya. Kami optimis target tersebut akan tercapai dengan mengoptimalkan jaringan usaha yang saat ini telah tersebar di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Terutama di Jawa Tengah, daerah tersebut memberikan kontribusi terbesar dalam penyaluran pembiayaan Andalan Finance karena adanya dukungan dari Nasmoco Group selaku Dealer Toyota di wilayah Jawa Tengah dan Jogjakarta,” tutup Sebastianus H. Budi.  



« Kembali